Feb 9, 2018

# Islami # Review Buku

Aisyah: Wanita yang Hadir dalam Mimpi Rasulullah by Sibel Eraslan


Identitas Buku

Judul              : Aisyah
Penulis          : Sibel Eraslan
Penerbit        : Kaysa Media
Cetakan         : V (2016)
Jumlah Hlm  : 474



“Aisyah,” panggilnya sekali lagi kepadaku. “Jika semua ucapan mengenai dirimu itu tidak benar, Allah pasti akan membersihkan dirimu dari fitnah ini. Tapi jika engkau melakukan dosa itu, mintalah ampunan kepada Allah dan bertaubatlah, karena Allah memaafkan hamba yang mengakui dosa dan bertaubat.”

Rasulullah mengucapkan kata-kata ini satu per satu dan lemah lembut. Tapi saat itu gunung-gunung seakan-akan jatuh membebani diriku. Seakan-akan aku terpuruk berat, seakan petir menyambar diriku.




Penggalan kisah di atas dikutip dari novel karya Sibel Eraslan yang berjudul Aisyah, Wanita yang Hadir dalam Mimpi Rasulullah. Isi buku ini memang mengangkat kisah perjalanan hidup Aisyah bersama Rasulullah. Melihatnya dari sudut pandang Aisyah, membuat kisah ini terasa lebih hidup.
Novel ini terbagi menjadi lima bab utama yang disebut dengan Lima Waktu Aisyah. Uniknya, setiap bab menggunakan nama-nama waktu shalat; Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya. Sebelum masuk ke dalam halaman-halaman kisahnya, di awal kita akan menemukan sebuah sajak tentang Aisyah yang sangat indah, menegaskan arti diri Aisyah dalam hidup Rasulullah.
Masing-masing bab mewakili keadaan pada zaman itu. Waktu Subuh menceritakan masa kecil Aisyah yang terlahir dalam keluarga pedagang terkenal. Ayahnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq, menjadi orang kedua yang memeluk agama Islam kala itu. Pada waktu Zuhur, diceritakan masa-masa awal agama Islam muncul dan berkembang di Mekkah hingga perintah hijrah ke Madinah. Ketika itu Rasulullah menerima banyak kecaman dari kaum kafir Quraisy dan Abu Bakar banyak membebaskan budak-budak yang disiksa, termasuk Bilal. Seiring dengan datangnya pertentangan dari berbagai pihak yang melahirkan boikot terhadap kaum Muslimin, banyak pula yang menyatakan dirinya beriman dan bersumpah setia melindungi Rasulullah. Di tengah semua itu, pada bab ini diceritakan tentang pernikahan Rasulullah dengan Aisyah, hingga awal kehidupan kaum Muslimin setelah berhijrah ke Madinah. Bahkan di penghujung bab, dilampirkan gambar denah Masjid Nabawi dan Rumah Rasulullah ketika itu.
Waktu Ashar diisi dengan cerita kemenangan Perang Badar hingga Tragedi Perang Uhud. Asal-muasal turunnya surah An-Nur ayat 11-20 juga dikisahkan di sini, yakni tentang kalung Aisyah yang hilang dan fitnah yang menyertainya. Dengan firman tersebut Allah membersihkan nama Aisyah. Pada waktu Maghrib, terdapat deskripsi pengenalan para ahli bait, yakni istri-istri Rasulullah. Selain itu, diceritakan pula pelaksanaan ibadah haji dan khotbah terakhir yang dilakukan Rasulullah, serta tanda-tanda kematiannya yang sudah dekat hingga dijemput maut dalam pangkuan Aisyah. Sebagai penutup, waktu Isya menceritakan masa-masa kekhalifahan setelah wafatnya Rasulullah.
Secara keseluruhan, novel ini amat sangat bagus, terlebih dikisahkan dengan sudut pandang orang pertama yang memberi efek seolah pembaca benar-benar dekat dengan tokoh utamanya. Sayangnya, ada beberapa bagian yang sulit dicerna karena digambarkan dengan bahasa yang terlalu ‘kaku’ (apa karena ini novel terjemahan?). Lupa di bagian mana—kau akan tahu ketika membacanya. Yang pasti, Sibel Eraslan memang benar mampu meramu berbagai sumber pengisahannya menjadi dongeng modern yang menyenangkan untuk dibaca, namun tidak melenceng dari fakta yang ada. Aku pribadi mulai sedikit kehilangan minat membaca setelah Rasulullah dikisahkan wafat. Mungkin karena dikisahkan betapa kisruhnya keadaan pada masa itu. Tetapi, penggambaran Rasulullah di sini memang sedikit-banyak berhasil mengundang kita untuk mencintainya, lho. Aku yang sangat penasaran mengetahui lebih lanjut tentang sosok beliau sampai membeli sebuah buku karya Imam At-Tirmidzi yang berjudul, Mengenal Pribadi Agung Nabi Muhammad. Kalau sudah selesai dibaca, akan kuposting reviewnya di sini. Yuhu, bye.






No comments:

Post a Comment